Saya ingin memulai tulisan kali ini dengan berbagai flashback. Pertama, di tahun 1994, lima belas tahun sebelum hari ini, lahir seorang bayi yang kurus kecil dan diberi nama Wisnu Aryo Setio. Bayi kurus itu sekarang berubah menjadi manusia yang tidak kurus (saya cuma tidak ingin bilang gemuk) dan rajin memandangi layar komputer sambil sesekali mengetik di keyboardnya. Lalu, dua tahun yang lalu, seorang Iyo memutuskan untuk pindah dari blog lama miliknya di blogspot, dan mulai menulis tulisan pertamanya.
Tentu pembaca sudah bisa menebak kemana arah tulisan ini. Saya ingin menjadikan tulisan ini sebagai nisan prasasti, sebuah pendanda akan berbagai macam hal yang berhubungan tentang saya, sifat saya, beserta tulisan-tulisan saya sebelumnya. Tepat di tulisan ini, blog saya di http://simplyiyo.com berulang tahun yang ke dua. Dan juga menginjak lima puluh tulisan. Saya tahu bahwa ini bukanlah prestasi. Lima puluh dalam dua tahun adalah bukti bahwa Iyo yang dulu adalah Iyo yang tidak produktif, Iyo yang hanya menulis sesuai dengan moodnya. Apakah Iyo yang lima belas tahun akan memiliki sifat yang sama, dan di peringatan tiga tahun blog ini saya akan mencapai angka tujuh puluh lima? Semoga Tidak!
Mari kita terus melakukan flashback, satu tahun yang lalu saya menuliskan berbagai resolusi yang sangat amat muluk-muluk untuk dicapai. Semuanya terasa begitu sulit, dan jauh sekali untuk dicapai, ketika saya menulis itu. Tapi pertanyaannya, apakah semua resolusi itu kini sudah terpenuhi seperti apa yang saya tulis satu tahun lalu?
Jawabannya akan saya jawab dengan sebuah jawaban yang menggantung. Dengan sebuah flashback lagi. Dengan perkataan (yang sebenarnya sangat tidak berhubungan dengan pertanyaan) dari salah satu idola baru saya. Inspirasi saya dalam berbagai hal: Jason Mraz. Di bawah ini adalah beberapa kutipan dari blog miliknya, yang sangat saya suka. Sebenarnya dia juga mengutip sebuah berita di koran ternama, hehe. :p